Direktori Pekara Putus

Berita PT

PENCEGAHAN RANSOMWARE

18-05-2017 | Dimuat oleh Administrator

JAKARTA-MA; Maraknya berita mengenai virus yang menyerang system operasi Windows (Ransomware), Kepala Biro Hukum dan Humas, Dr. Ridwan Mansyur., SH., MH meminta kepada para Pejabat Eselon I di Mahkamah Agung dan seluruh Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama Empat Lingkungan Peradilan di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah pencegahan agar virus tersebut tidak menyerang komputer-komputer yang ada di lingkungan kerja masing-masing.
 
Sejauh ini, dalam pantauan Tim IT Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, ada dua pengadilan di mana salah satu komputernya terserang virus tersebut, yaitu Pengadilan Negeri Semarang dan Pengadilan Negeri Tabanan. Ridwan berharap jumlah ini tidak bertambah, dan pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin oleh masing-masing pihak.
 
Langkah pencegahan itu antara lain:
 
1.   Setiap user dapat mem-backup data di tempat terpisah atau harddisk external.
2.   Melakukan update patch sistem operasi Windows secara berkala.
3.   Memastikan sudah terinstall antivirus Avast atau Kaspersky di Komputer tersebut.
4.   Melakukan scan terhadap Komputer dengan updateantivirus terbaru
5.   Menggunakan sistem operasi Windows yang ASLI.(humas)

SELEKSI HAKIM AD HOC TIPIKOR ANGKATAN IX TAHUN 2017

02-05-2017 | Dimuat oleh IT Admin

Jakarta-MA,  Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak PIdana Korupsi (Tipikor) Tahap IX Tahun 2017 membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia terbaik yang merasa terpanggil untuk mengabdikan diri sebagai Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Tingkat Pertama dan Tingkat Banding Tahun 2017.

Pengumuman selengkapnya unduh  disini

KMA Melantik Ketua Kamar Agama dan Ketua Kamar Pengawasan

13-04-2017 | Dimuat oleh Administrator

Jakarta – MA : Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, SH., MH pada Rabu, 12 April 2017  melantik Dr. H. Amran Suadi, SH., MH sebagai Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung menggantikan Prof. Abdul Manan SH., MH yang telah pensiun pada Februari 2017 lalu. Dan Dr. H. Sunarto, SH., MH sebagai Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung menggantikan Dr. H. M. Syarifuddin yang terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 39/P Tahun 2017 tentang pengangkatan Ketua Muda Agama dan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung.
Acara berlangsung di ruang Kusumah Atmadja, Gedung Utama Mahkamah Agung Lt. 14. Hadir dalam acara pelantikan tersebut ketua Lembaga Tinggi Negara, Para Ketua Pengadilan Tingkat Banding, pejabat Eselon I,II dilingkungan Mahkamah Agung, Mantan Pimpinan Mahkamah Agung dan undangan lainnya. (PN/RS)

KY Jaring CHA Jabar Potensial

04-04-2017 | Dimuat oleh Administrator

 
Bandung - Admin – Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Komisi Yudisial (KY) melakukan sosialisasi dan penjaringan Calon Hakim Agung terhadap Hakim Tinggi, kalangan akademisi dan praktisi hukum potensial yang diundang. Didampingi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat dan Hakim Tinggi Herman Heller Hutapea, Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Maradaman Harahap mensosialisasikan proses penjaringan Calon Hakim AGung yang merupakan amanat undang-undang, Komisi Yudisial (KY) berwenang untuk mengusulkan hakim agung kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan. KY memastikan akan membantu meyakinkan DPR untuk menyetujui calon-calon yang sudah dinyatakan lulus di seleksi KY. Aspek kualitas dan integritas menjadi jaminan bahwa calon-calon tersebut adalah yang terbaik.
 
“KY tidak akan melepaskan para calon yang diusulkan ke DPR begitu saja. KY tetap mengawal dan melakukan pertemuan-pertemuan yang intensif dengan DPR,” ungkap Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Maradaman Harahap di depan para peserta penjaringan seleksi CHA Tahun 2017, Rabu (22/3) di Pengadilan Tinggi Jawa Barat (PT Jabar), Bandung saat menjawab salah satu pertanyaan peserta perjaringan soal proses fit and proper test di DPR.
 
Hakim Tinggi PT Jawa Barat Eddy Pangaribuan meminta KY untuk dapat mempertahankan calon yang telah lolos seleksi di KY.
 
“KY punya parameter yang terukur dalam semua proses seleksinya. Jangan hanya karena proses politik menjadikan Anggota DPR bisa menggugurkan calon hakim agung yang sudah disaring dengan sangat ketat di KY,” harap Eddy.
 
Penjaringan CHA Tahun 2017 ini merupakan salah satu upaya KY untuk “jemput bola” ke beberapa daerah agar menarik antusiasme para CHA potensial untuk mengikuti seleksi.
 
"Namun, sayangnya di tahun 2017 ini KY hanya sekali melakukan seleksi calon hakim agung. Padahal, dilihat dari formasi yang dibutuhkan ditambah lagi dengan dua orang yang akan pensiun tahun ini, kami membutuhkan minimal setahun dua kali seleksi," tambah Maradaman.
 
Seleksi CHA Tahun 2017 ini untuk memenuhi kekosongan 6 jabatan hakim agung yang terdiri dari 1 orang Kamar Pidana, 2 orang Kamar Perdata, 1 orang Kamar Agama, 1 orang Kamar Militer (berasal dari militer), dan 1 orang Kamar Tata Usaha Negara (yang memiliki keahlian hukum perpajakan).
 
Dalam kesempatan itu pula, Maradaman berpesan kepada para hakim tinggi yang telah memenuhi persyaratan untuk segera mendaftar seleksi CHA Tahun 2017. Menurutnya, jabatan hakim agung adalah puncak karir tertinggi dari seorang hakim. (KY/Jimmy/Festy)