Direktori Pekara Putus

Berita PT

ENAM ORANG CALON HAKIM AGUNG LULUS FIT AND PROPER TEST

19-02-2010 | Dimuat oleh admin

JAKARTA - KOMISIYUDISIAL; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi III telah melakukan fit & proper test terhadap 20 Calon Hakim Agung yang diajukan oleh Komisi Yudisial. Uji kepatutan dan kelayakan yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi III selama empat hari dimulai 15 – 18 Februari 2010 ini berjalan cukup atraktif.


Calon Hakim Agung secara atraktif menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh para wakil rakyat tersebut yang rata-rata menyoroti penumpukan perkara yang terjadi di Mahkamah Agung dan yang marak akhir-akhir ini diperbincangkan oleh masyarakat yaitu seputar masalah mafia peradilan.
 
Beberapa Calon Hakim Agung berpendapat bahwa untuk mencegah penumpukan perkara yang terjadi di Mahkamah Agung dapat dilakukan dengan cara menyeleksi perkara yang masuk di tingkat kasasi atau dengan mengeluarkan kebijakan legislasi yang bisa membatasi perkara hanya untuk perkara besar dengan nilai nominal kerugiannya di atas 50 juta rupiah.
 
Sedangkan untuk memberantas mafia peradilan ialah dengan cara memanfaatkan sistem teknologi dalam setiap proses tahapan penyelesaian perkara. Misalnya dalam pembayaran biaya perkara bisa dilakukan dengan sistem transfer yang  mengurangi interaksi antara pihak berperkara dengan pihak yang memproses penanganan perkara.

Setelah mendengar pemaparan visi misi calon dan melalui proses tanya jawab, selanjutnya melalui proses voting ke 55 anggota Komisi III menyalurkan hak pilihnya kepada 20 Calon Hakim agung yang dianggap pas dan layak untuk menjadi Hakim Agung dan ditetapkan nama-nama yang akan diajukan kepada Presiden RI untuk diangkat menjadi hakim agung.

Berikut ini nama-nama Calon Hakim Agung yang lulus fit and proper test di DPR dan akan diajukan kepada Presiden RI untuk diangkat menjadi hakim agung:

1.    H. Achmad Yamani, SH, MH
2.    Dr. Salman Luthan, SH, MH
3.    Soltoni Mohdally, SH, MH
4.    Dr. H. Supandi, SH, M.Hum
5.    Prof. Dr. Surya Jaya, SH, M.Hum
6.    H.Yulius, SH, M.Hum

Kegiatan Pokja Perdata Mahkamah Agung

18-02-2010 | Dimuat oleh admin

Hari/Tanggal : Selasa, 23 Februari 2010
Pukul
: 09.00 – selesai
Tempat

:Hotel Istana Nelayan, Jalan Gatot Subroto No. 21 Km. 5 Jatiwuwung Tanggerang Telp.  ( 021 ) 55654377

Berkenaan dengan hal tersebut diminta kepada Saudara untuk menunjuk 4(empat) orang atau lebih setiap Pengadilan Negeri terdiri dari Ketua, Wakil Ketua Pengadilan Negeri dan Hakim-hakim Anggota serta Pansek sebagai peserta kegiatan tersebut serta perlu disampaikan  bahwa biaya akomodasi Tim Mahkamah Agung dibebankan kepada DIPA Mahkamah Agung R.I. sedangkan  tempat pertemuan dan Akomodasi peserta dibebankan kepada DIPA masing-masing Satker. Untuk selanjutnya agar berkoordinasi ke Pengadilan Tinggi Bandung atau langsung ke Pengadilan Tinggi Banten tentang biaya pelaksanaannya.

Pengumuman Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahun 2009

17-02-2010 | Dimuat oleh admin

JAKARTA - MA; Panitia Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahun 2009 menyampaikan pengumuman Nomor : 50/Pansel/Ad Hoc PPK/II/2010 tanggal 6 Pebruari 2010 tentang Pengumuman Seleksi Hakim Ad Hoc Tipikor Tahun 2009. Pengumuman selengkapnya dapat diunduh < disini >

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung

17-02-2010 | Dimuat oleh admin

JAKARTA – MA; Bertempat di ruang Ketua Mahkamah Agung Gedung Mahkamah Agung, anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2009 – 2014 bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung. Hadir pada pertemuan itu Jimly Assidique, Siti Fadilah Supari, Meutia Hatta, dan Widodo AS.Pihak Mahkamah Agung dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Non Yudisial, Ketua Muda Pembinaan, dan Ketua Muda Tata Usaha Negara.



Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berakhir pukul 11.30 WIB. Dalam keterangan persnya, Jimpy Assidique menyampaikan tujuannnya bertandang ke Mahkamah Agung. “ Kami membahas upaya – upaya pembaruan di pengadilan, termasuk di dalamnya masalah Undang – Undang, putusan dan eksekusi, khususnya Tata Usaha Negara”.

Mahkamah Agung Gelar Sidang Majelis Kehormatan Hakim

17-02-2010 | Dimuat oleh admin

JAKARTA – MA; Selasa, 16 Februari 2010 pukul 10.00 WIB, Mahkamah Agung Gelar Sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dengan terlapor Hakim Endratno Rajamai, SH dengan Jabatan Hakim Pengadilan Negeri Serui di Ruang Mr. Dr. Wiryono Projodikoro, Mahkamah Agung.
 


Sidang ini sesuai dengan Pasal 20 ayat (6) UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum jo Pasal 23 ayat (4) UU No 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial, menentukan bahwa sebelum Mahkamah Agung dan/ atau Komisi Yudisial mengajukan usul pemberhentian, Hakim pengadilan mempunyai hak untuk membela diri di hadapan Majelis Kehormatan Hakim. Adapun susunan Majelis Kehormatan Hakim terdiri dari :

1. Widayatno Sastrohardjono, SH., M.Sc. Ketua Muda Pembinaan Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis Kehormatan Hakim.
2. I Made Tara, SH Hakim Agung pada Mahkamah Agung sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
3. H. R Imam Haryadi, SH Hakim Agung pada Hakim Agung sebagai Anggota Majelis.
4. M. Tharir Saimima, SH., MH Anggota Komisi Yudisial sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim
5. H. Zainal Arifin, SH Anggota Komisi Yudisial sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
6. Prof Dr. Chatamarrasjid Ais, SH., MH Anggota Komisi Yudisial sebagai
Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
7. Soekotjo Soeparto, SH., LLM Anggota Komisi Yudisial sebagai
Anggota Majelis Kehormatan Hakim
Sekertaris Majelis Kehormatan Hakim Dr. H.M. Syarifudin, SH., MH ( Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI)

Hakim Endratno Rajamai, SH dinilai melanggar kode etik dan pedoman hakim. Sidang ditundang sampai tanggal 22 Februari 2010 untuk pembacaan putusan.

Pukul 11.00 WIB di ruang yang sama, Hakim terlapor kedua Rizet Benyamin Rafael, SH dengan Jabatan Hakim Pengadilan Negeri Kupang juga disidangkan oleh Majelis Kehormatan Hakim.

Adapun susunan Majelis Kehormatan Hakim Terdiri dari :

1. H. Zainal Arifin, SH. Anggota Komisi Yudisial sebagai Ketua Majelis Kehormatan Hakim.
2. M. Tharir Saimima, SH., MH Anggota Komisi Yudisial sebagai Anggota Majelis Kehormatan Hakim
3. Prof Dr. Chatamarrasjid Ais, SH., MH Anggota Komisi Yudisial sebagai
Anggota Majelis Kehormatan Hakim.
3. Soekotjo Soeparto, SH., LLM Anggota Komisi Yudisial sebagai
Anggota Majelis Kehormatan Hakim
5. Prof. Rehngena Purba, SH. MS Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai
Anggota Majelis Kehormatan Hakim
6. Suwardi, SH Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai
Anggota Majelis Kehormatan
7. H. Djafni Djamal, SH , Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai
Anggota Majelis Kehormatan
Sekertaris Majelis Kehormatan Hakim Dr. Eddy Hary Susanto, Ak ( Kepala Biro Pengawasan Hakim Komisi Yudisial RI )

Hakim Rizet Benyamin Rafael, SH diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya sebagai hakim karena dinilai melanggar kode etik dan pedoman prilaku Hakim.

Fokus PT Bandung

  • Fokus
    images/header.jpg
    PEMBANGUNAN MASJID AL-MIZAN PENGADILAN TINGGI JAWA BARAT
    ASSALAAMUÁLAIKUM WR, WB. PUJI DAN SYUKUR KITA CURAHKAN KEPADA ALLAH RABBUL 'IZZATI YANG TELAH MEMBERIKAN... Selengkapnya