Fasilitas Pelayanan Publik


OPTIMALISASI PENATAAN  RUANG LAKTASI PADA PENGADILAN
TINGGI BANDUNG

Dalam rangka peningkatan layanan kepada penyandang Disabilitas & kaum Rentan, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum telah mengeluarkan Surat Keputusan DirJen Badilum No. 1692/DJU/SK/PS.00/12/2020 Tanggal 22 Desember 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas di Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri. Dengan adanya SK ini diharapkan seluruh Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri harus memastikan bahwa sistem peradilan dapat diakses dan digunakan oleh semua orang termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya seperti ibu hamil serta ibu menyusui.

Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 128 ayat 2 Tentang Kesehatan menyatakan bahwa selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus. & melaksanakan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2013 Tentang Tata cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui Dan/Atau Memerah Air Susu Ibu, Ruang menyusui atau dikenal dengan ruang laktasi merupakan ruangan yang disediakan sebagai fasilitas umum yang dilengkapi dengan prasarana menyusui dan memerah ASI (Air Susu Ibu) yang dapat digunakan oleh ibu menyusui.

Ketersedian Ruang Laktasi sudah menjadi Instruksi Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk badan Peradilan di bawahnya untuk menyediakan fasilitas ruang ibu menyusui. Sehingga, Pengadilan Tinggi Bandung sebagai lembaga pelayanan publik juga berpedoman pada peraturan tersebut yaitu menyediakan ruang laktasi dalam upaya peningkatan fasilitas publik sebagai komitmen memberikan layanan berkualitas kepada pegawai & masyarakat khususnya bagi ibu menyusui.

Kini, di Pengadilan Tinggi Bandung telah tersedia ruang laktasi yang memenuhi standar persyaratan di antaranya tersedianya ruangan khusus laktasi, terdapat pintu yang bisa dikunci atau mudah dibuka / tutup, penerangan yang cukup, AC, kursi dan meja yang nyaman. Di ruang Laktasi Pengadilan Tinggi Bandung juga tersedia barang penunjang protokol kesehatan seperti: hand sanitizer, tissue, dan masker. Terdapat juga barang penunjang ruang laktasi seperti: Pompa ASI, Cooler Bag, Kantung ASI, Nursing Appron, tissue bayi, serbet bayi dan air minum untuk pengunjung. Terdapat juga poster-poster edukasi tentang manfaat ASI bagi bayi & ibu, ASI eksklusif, Seputar tentang ASI, serta tips menyusui yang baik & benar. Tidak lupa juga, kebersihan ruangan menjadi prioritas dalam menunjang kenyamanan pengunjung yang menggunakan ruang laktasi.

Dengan adanya optimalisasi pada ruang laktasi, diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi ibu menyusui dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan dapat digunakan oleh stakeholder internal dan eksternal ( pengunjung ) di Pengadilan Tinggi Bandung.